Cara Mengencangkan Payudara dan Merapatkan Vagina

Cara Mengencangkan Payudara dan Merapatkan Vagina – Mengencangkan Payudara yang Kendur

Seiring dengan pertambahan usia dan setelah menyusui, jaringan kulit dan jaringan ikat pada payudara akan berkurang ke-elastisitasannya.

Berbagai metode yang diajurkan untuk mengembalikan kekencangan payudara, dengan obat ataupun pengolesan krim, belum terbukti kebenarannya melalui suatu penelitian.

Namun jika Anda menginginkan, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik yang dapat melakukan beberapa tindakan rekonstruksi payudara untuk menambah kekencangan payudara, antara lain dengan memberikan implan payudara atau dengan menambahkan lemak ke dalam payudara.

Jagalah bentuk dan kekencangan payudara dengan menggunakan bra yang dapat menopang payudara Anda dengan benar.

Gunakan bra dengan ukuran yang tepat. Bagi yang memiliki payudara berukuran relatif besar, pakailah bra dengan cup yang penuh agar dapat menyangga dengan baik. Karena payudara yang besar berisiko lebih besar mengalami kekenduran.

Cara Mengencangkan Payudara dan Merapatkan Vagina
Cara Mengencangkan Payudara dan Merapatkan Vagina
Cara Mengencangkan Payudara dan Merapatkan Vagina
Cara Mengencangkan Payudara dan Merapatkan Vagina

Merapatkan Vagina

Untuk merapatkan vagina secara alami Anda dapat melakukan senam kegel untuk kembali menguatkan otot-otot dasar panggul.

Selain dapat merapatkan vagina, senam kegel juga berguna untuk membantu orgasme; bila sering mengalami kebocoran urin ketika bersin, tertawa atau batuk; memiliki keinginan untuk berkemih yang tidak dapat ditahan (inkotinensia urin); dan bila terjadi kebocoran feses (inkotinensia fekal).

Bagaimana melakukan senam kegel? Berikut penjelasannya:

  • Temukan otot-otot yang tepat
    Untuk mengidentifikasi otot-otot dasar panggul, cobalah untuk memberhentikan urin di saat Anda sedang berkemih. Jika berhasil, maka Anda telah menemukan otot yang tepat. Namun, hal ini cukup Anda coba sekali saja. Karena jika Anda sering melakukan ini sewaktu berkemih, maka akan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih.
  • Teknik yang tepat
    Ketika Anda berhasil mengidentifikasi otot-otot dasar panggul Anda, kosongkan kandung kemih dan bersandarlah. Kencangkan otot-otot dasar panggul Anda, tahan kontraksi selama 5 detik dan kemudian relaksasi selama 5 detik. Lakukan sebanyak 4-5 kali. Anda dapat meningkatkan kontraksi selama 10 detik dan diikuti dengan relaksasi selama 10 detik.
  • Jagalah fokus Anda
    Untuk hasil yang terbaik, fokuslah mengencangkan otot-otot dasar panggul saja. Hati-hati jangan menekuk otot-otot perut, paha atau bokong Anda. Bernafaslah secara rileks dan hindari menahan nafas.
  • Ulangi 3x per hari
    Anda dapat melakukan selama setidaknya 3 set dengan pengulangan hingga 10 kali per hari.

Kapan sebaiknya melakukan senam kegel?

Lakukan senam kegel sebagai bagian dari rutinitas Anda sehari-hari. Anda dapat melakukan senam kegel tanpa diketahui orang lain, kapan saja, dimana saja, apakah sewaktu Anda sedang duduk di balik meja, sedang bersantai atau bahkan sewaktu melakukan tugas seperti saat membalas e-mail.

Kapan Anda dapat merasakan manfaat dari senam kegel?

Jika Anda melakukan senam kegel secara rutin dan regular, maka Anda dapat merasakan hasilnya (seperti frekuensi urin yang bocor berkurang) dalam waktu beberapa bulan.  Selain itu dapat juga dilakukan operasi untuk mengencangkan kembali otot otot vagina yang kendur, yang disebut dengan vaginoplasti. Dalam prosedur ini, mulut dan dinding vagina akan dirapatkan serta jaringan pendukung di sekitarnya dikuatkan.

Vaginoplasti dapat dilakukan dengan dua teknik, yaitu dengan menggunakan pisau bedah atau laser. Keduanya tidak memiliki perbedaan dalam prosedur. Selama operasi, pasien dalam keadaan tidak sadar (menggunakan bius total).

Pasien akan merasa tidak nyaman pada daerah operasi selama beberapa hari. Anda dapat kembali bekerja dalam 2-4 hari setelah operasi, dan kembali berolahraga setelah 4 minggu. Penyembuhan sempurna baru dicapai setelah 6 minggu, baru pasien dapat kembali aktif secara seksual.

Tentunya setiap operasi memiliki risiko, karena itu tidak semua dokter mendukung prosedur ini. Salah satu alasannya karena data mengenai kemanan dan efektifitas prosedur masih kurang. Di samping itu, terdapat risiko operasi seperti infeksi, perubahan sensasi terhadap stimulasi seksual, nyeri saat berhubungan intim (dispareunia), perlengketan dengan organ lain, dan timbulnya jaringan parut.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai mengencangkan payudara dan merapatkan vagina. Semoga bermanfaat.

Salam sehat.

Salah satu kecemasan yang dirasakan wanita tapi enggan untuk diungkapkan adalah masalah vagina yang tak lagi rapat seperti dulu. Organ intim yang satu ini tentu sangat memengaruhi kehidupan seksual seorang wanita dan pasangannya. Pasalnya, vagina yang sudah tak kencang bisa membuat para wanita kehilangan kepercayaan diri serta kepuasan seksual saat berhubungan seks. Selain itu, otot vagina yang mengendur juga bisa berdampak pada kesehatan. Namun jangan khawatir dulu, Anda masih bisa melakukan beragam senam untuk mengencangkan vagina yang terasa kendur. Berikut adalah informasi lengkap yang perlu diketahui kalau Anda ingin mengencangkan dan mengembalikan keremajaan organ intim Anda.

Tanda-tanda vagina sudah tidak rapat

Tak seperti otot-otot pada tangan atau kaki yang digunakan sehari-hari, otot-otot di sekitar vagina seperti otot panggul bawah dan otot kandung kemih tidak akan begitu terasa ketika mulai melemas. Maka, perhatikan tanda-tanda di bawah ini. Jika Anda mengalaminya, bisa jadi daerah kewanitaan Anda sudah tak kencang lagi seperti dulu.

Inkontinensia urin

Kondisi inkontinensia urin terjadi ketika wanita sering mengompol secara tiba-tiba atau sulit menahan desakan untuk buang air kecil. Salah satu pemicu kondisi ini adalah otot kandung kemih yang biasanya bertanggung jawab untuk mengendalikan laju urin melemah. Akibatnya, otot tersebut kesulitan berkontraksi ketika harus menahan keluarnya urin.

Sulit mendapat kepuasan seksual

Kalau vagina Anda mengendur, Anda dan pasangan mungkin akan sulit mencapai klimaks atau mendapat kepuasan saat berhubungan seks. Jika posisi atau aktivitas seksual yang biasa Anda lakukan bersama pasangan bisa membawa Anda menuju puncak kenikmatan sudah tidak mempan lagi, mungkin penyebabnya adalah vagina yang tak kencang.

Vagina mudah dimasukkan dengan jari atau objek tertentu

Salah satu cara yang paling mudah untuk melihat apakah vagina sudah tidak rapat lagi adalah dengan memasukkan jari-jari. Jika dua atau tiga jari bisa dengan mudah masuk tanpa rasa sakit atau sensasi tertentu, ini berarti otot-otot di daerah kewanitaan Anda sudah tidak bekerja sebaik dulu lagi.

Penyebab otot vagina tak lagi kencang

Anda tidak perlu merasa malu apalagi kecewa dengan diri sendiri kalau mengalami masalah ini. Meskipun jarang dibicarakan secara terbuka, otot vagina yang melemas adalah sebuah kondisi yang umum dialami wanita. Salah satu penyebabnya adalah proses penuaan alami. Seiring bertambahnya usia, kadar hormon estrogen akan menurun sehingga otot panggul bawah pun jadi melemah. Selain itu, bibir vagina juga akan kehilangan kelenturannya sehingga vagina jadi terasa lebih longgar.

Jika Anda masih muda tapi sudah mengalami masalah ini, tak perlu khawatir. Organ intim Anda juga bisa merenggang karena proses persalinan normal. Biasanya wanita yang baru saja melahirkan akan mengalami masalah ini.

Senam untuk mengencangkan vagina

Berapa pun usia atau penyebab vagina Anda tak lagi rapat, ada cara mudah untuk meremajakan kembali organ kewanitaan Anda. Silakan contek beragam senam untuk mengencangkan vagina berikut ini dan buktikan sendiri hasilnya.

1. Senam Kegel

Cara melakukan senam Kegel sangat mudah. Pertama, Anda harus tahu di mana letak otot panggul bawah Anda. Berpura-puralah untuk menahan diri ketika ingin buang air kecil. Otot yang berkontraksi saat Anda menahan kencing adalah otot panggul bawah. Setelah mengetahui letaknya, Anda bisa melatih otot panggul bawah sambil berbaring, duduk, atau berdiri. Pastikan bahwa kantong kemih Anda sudah kosong. Kemudian, kencangkan dan tahan otot tersebut selama lima detik. Bernapaslah seperti biasa selama Anda melakukan senam ini. Lepaskan otot dan beri jeda selama sepuluh detik sebelum mengulanginya lagi.

Jika sudah terbiasa melakukan senam Kegel, Anda bisa menambah durasi saat melatih otot panggul bawah jadi sepuluh detik. Beri jeda selama sepuluh detik pula. Ulangi latihan tersebut selama kira-kira lima kali dalam satu sesi senam.

2. Angkat kaki

Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Perlahan-lahan, angkat kedua kaki Anda hingga tegak lurus membentuk sudut 90 derajat. Posisikan kedua tangan Anda pada masing-masing sisi tubuh. Tahan posisi ini selama yang Anda mampu atau kira-kira delapan detik. Kemudian, turunkan kembali kedua kaki Anda perlahan-lahan sampai posisi tubuh Anda berbaring lurus. Ulangi lagi gerakan tersebut sampai kira-kira sepuluh kali. Jika sudah terbiasa, Anda bisa mengulangi senam ini hingga tiga sampai lima kali sehari.

3. Squat

Berdirilah dengan tegak. Buka kaki Anda hingga sedikit lebih lebar dari pinggul Anda. Rentangkan kedua tangan ke samping seperti melebarkan sayap. Secara perlahan, turunkan pinggul Anda sampai kedua lutut Anda menekuk, seolah-olah Anda ingin berjongkok. Pastikan bahwa kedua kaki Anda tetap terbuka lebar. Tahan posisi ini sambil mengencangkan otot perut, pinggul, pantat, panggul, dan paha selama yang Anda mampu. Setelah itu, berdirilah kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan ini sampai dua belas kali.

4. Senam pinggul

Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Tekuk kedua lutut dan pastikan kedua telapak kaki Anda menyentuh alas sehingga sudut lutut Anda membentuk segitiga. Posisikan kedua tangan Anda di samping tubuh. Lebarkan kedua lutut Anda sampai sebatas pinggul. Lalu, angkat pinggul dan pantat Anda sambil menahan agar bahu tetap menyentuh alas. Dalam posisi pinggul di udara, gerakkan pinggul Anda membentuk angka delapan. Turunkan tubuh dengan menempelkan punggung bawah ke lantai, diikuti dengan pinggul Anda. Ulangi gerakan tersebut sampai delapan kali.

Bagi perempuan yang sudah lama bersuami, kadang mendambakan vagina yang kencang dan rapat.

Nah, pertanyaannya, apakah ada cara alami yang bisa mengencangkan vagina?

Sebenarnya ada beberapa metode alami.

Saat ini, banyak orang mencoba berbagai minyak dan krim yang dijual dengan klaim palsu. Dan benar saja, produk tersebut tidak memberikan efek apa pun.

Banyak laki-laki kehilangan kepercayaan diri mereka saat mereka gagal mencapai ereksi yang kuat.

Dengan cara yang sama, beberapa perempuan merasa canggung jika mereka tidak dapat menjaga kerapatan di area kewanitaannya.

Banyak perempuan berpikir bahwa longgarnya vagina adalah hasil dari tindakan seks yang terlalu sering. Tapi faktanya, itu hanyalah mitos belaka!

Salah satu alasannya, ketika perempuan sehabis melahirkan, di mana dinding berkembang selama persalinan. Tapi, ada banyak faktor lain seperti otot pelvis lemah, usia, obesitas, stres dan ketegangan di balik vagina yang kurang rapat.

Berikut beberapa cara sederhana untuk mengencangkan dan merapatkan vagina secara alami.

1. Latihan Kegel

Latihan kegel adalah latihan yang melibatkan pengepalan otot panggul dan cara melepaskannya.

Latihan ini bisa memperkuat otot di sekitar kemaluan, juga mengencangkan vagina secara alami dan bisa dilakukan setiap hari, di mana saja.

Bagaimana melakukannya? Cukup kencangkan otot dasar panggul selama 5 detik dan lepaskan pegangan selama 5 detik. Lakukan 10-20 pengulangan.

Bila ingin berhenti buang air kecil secara paksa, kita cenderung mengencangkan otot di sekitar bagian vagina, bukan? Dengan cara yang sama, Ibu hanya perlu mengencangkan otot tersebut.

2. Squats

Ini adalah bentuk latihan yang baik untuk otot vagina. Posisi jongkok pasti menguntungkan otot panggul kita dengan cara membantu mengencangkan otot vagina. Gerakan ini memperkuat otot dan mengembalikan keelastisitasan daerah kewanitaan.

3. Yoga

Ada postur yoga tertentu yang membantu menguatkan otot panggul. Yoga juga membantu kita mengendalikan otot panggul melalui kontraksi dan metode ekspansi yang sistematis. Lakukan bridge pose dan child pose.

4. Herbal

Obat herbal yang disarankan ialah Curcuma Comosa. Ramuan ini termasuk dalam keluarga jahe. Ini adalah tanaman obat yang dikemas dengan zat antiinflamasi. Hal ini juga dapat memperkuat otot panggul kita.

5. Makanan Sehat

Konsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen. Beberapa contohnya wortel, delima, biji wijen, kedelai, dan lain-lain. Cobalah memasukkannya ke dalam menu makanan rutin kita. Nutrisi di dalamnya dapat membantu menjaga area ‘bawah’ tetap rapat dan kencang. (Sumber : Ways To Tighten Vagina Naturally)

CARA MUDAH RAPATKAN VAGINA baca disini

error: Content is protected !!